Mengajukan Keberatan Pajak

Keberatan adalah upaya hukum pertama terhadap ketetapan yang tidak disetujui, dan kegagalannya hampir selalu bersifat formal, bukan substantif. Argumen sekuat apa pun tidak akan dibaca bila syarat pengajuan tidak terpenuhi.

Ringkasan cepat

  • Diajukan tertulis dalam bahasa Indonesia dengan alasan yang jelas dan jumlah pajak menurut penghitungan sendiri.
  • Satu surat keberatan untuk satu ketetapan, tidak boleh digabung.
  • Tenggatnya tiga bulan sejak ketetapan dikirim atau sejak pemotongan dilakukan.
  • Jumlah yang telah disetujui dalam pembahasan akhir wajib dilunasi lebih dulu.
  • Keputusan diterbitkan paling lama dua belas bulan; bila lewat, keberatan dianggap dikabulkan.
  • Keberatan yang ditolak dan tidak dilanjutkan ke banding memicu sanksi denda.

Apa yang dapat diajukan keberatan?

Surat ketetapan pajak kurang bayar, kurang bayar tambahan, nihil, dan lebih bayar, serta pemotongan atau pemungutan pajak oleh pihak ketiga. Di luar itu, misalnya penerbitan surat tagihan pajak atau pelaksanaan penagihan, jalurnya bukan keberatan melainkan gugatan atau permohonan tersendiri.

Berapa yang harus dibayar dulu?

Sejumlah pajak yang telah disetujui Wajib Pajak dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Inilah sebabnya kolom setuju dan tidak setuju pada berita acara pembahasan akhir menentukan biaya sengketa di tahap berikutnya. Sisa yang tidak disetujui tidak wajib dilunasi sebagai syarat, dan penagihannya tertangguh sampai keputusan keberatan terbit.

Apa risikonya bila ditolak?

KeadaanAkibat
Keberatan dikabulkan seluruhnyaKetetapan dibatalkan sesuai keputusan
Ditolak atau dikabulkan sebagian, tidak diajukan bandingSanksi administrasi berupa denda atas jumlah yang belum dibayar
Ditolak, lalu diajukan bandingSanksi keberatan tidak dikenakan; risiko beralih ke tahap banding
Tidak diputus dalam dua belas bulanKeberatan dianggap dikabulkan

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menggabung beberapa ketetapan dalam satu surat. Keberatan menjadi tidak memenuhi syarat formal.
  • Tidak mencantumkan jumlah pajak menurut penghitungan sendiri. Ini syarat isi, bukan pelengkap.
  • Menghitung tenggat dari tanggal terima, bukan tanggal kirim. Undang-undang memakai saat ketetapan dikirim.
  • Belum melunasi jumlah yang disetujui. Berkas ditolak sebelum substansinya dibaca.
  • Menyimpan bukti baru untuk tahap banding. Bukti yang tidak diberikan saat pemeriksaan dan keberatan dapat dipersoalkan kemudian.

Istilah terkait

Rujukan

Artikel ini bersifat informatif dan bukan nasihat perpajakan. Untuk penerapan pada kasus tertentu, konsultasikan dengan konsultan pajak berizin.